Kamis, 06 Februari 2014

Bermain merupakan sarana anak untuk menjembatani antara apa yang ada di alam fantasi mereka dengan apa yang mereka bisa wujudkan. Anak tidak melihat permainan sebagai "bermain" sebagaimana orang tua atau orang dewasa menganggap bermain adalah sebuah realita seperti halnya orang dewasa bekerja, bersekolah membereskan rumah dsb. Bermain adalah dunia dimana mereka berada dan memberi makna terhadap segala sesuatu yang mereka hadapi dalam permainan itu.


    Kehadiran games islami ini dikarenakan banyaknya game-game yang bertipe hostile atau perang yang kurang mendidik perkembangan karakter anak, sementara game yang mengajarkan keislaman hampir dibilang sangat sedikit, untuk membuat anak-anak lebih mengenal tentang islam, akhlak yang baik, sopan santun dan berbudi luhur yang menjadi cita-cita orang tua untuk itu dibuat game bertemakan pengenalan akhlak.

0 komentar:

Posting Komentar

Social Icons

Followers

Featured Posts